Pengalaman Pertama Bersama Komunitas Pecinta Sedekah Grobogan (PSG)

Pengalaman Pertama Bersama Komunitas Pecinta Sedekah Grobogan (PSG)

Kemarin tanggal 30 Desember merupakan hari jumat terakhir di tahun 2016, dan juga merupakan hari pertama saya ikut terjun bersama komunitas pecinta sedekah grobogan (PSG).

Komunitas Pecinta Sedekah Grobogan apabila saya mengambil dari profil di websitenya adalah kelompok sosial yang bertujuan mengangkat harkat sosial kemanusiaan anak yatim dan kaum dhuafa dengan dana sedekah serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, maupun perusahaan atau lembaga.

PSG ini terbentuk sejak tanggal 23 September 2015 yang dikoordinir oleh mas Arofik Muntaha. Kegiatan rutin yang selama ini telah dilakukan adalah pembagian nasi bungkus kepada kaum dhuafa, abang becak, dan santunan ke panti asuhan setiap hari Jumat.

Semua kegiatan PSG dapat dilihat melalui website https://www.pecintasedekahgrobogan.com maupun Facebook group “Pecinta Sedekah Grobogan“.

Setelah beberapa pekan saya mulai ikutan titip untuk berbagi dengan kaum dhuafa, akhirnya hari jumat kemarin bisa ikut terjun langsung dan merasakan bagaimana bahagianya bisa berbagi dengan sesama apalagi mereka yang memang membutuhkan bantuan.

Selain itu ternyata saya mendapat informasi tentang bagaimana awal PSG dibentuk dan juga rencana ke depan akan ada program dan kegiatan apa saja yang akan di susun oleh pengurus PSG yang di ketuai mas Arofik Muntaha.

PSG merupakan salah satu komunitas yang ada di purwodadi grobogan dengan tujuan yang sangat bagus untuk membantu kaum dhuafa dan juga santunan pada panti asuhan dan lainnnya.

Saat ini sudah ada beberapa program dari PSG yang sedang berjalan yaitu SiJum atau Nasi Jumat berupa pembagian nasi kotak yang sudah dilakukan rutin setiap hari jumat dan sudah memasuki periode minggu ke 66, dan juga pemberian santuan bagi janda serta anak yatim.

Semoga kedepannya PSG semakin membesar serta dapat memanggil saudara di area purwodadi grobogan untuk dapat ikut bersama membantu saudara yang membutuhkan, karena kalau bukan kita siapa lagi? kalau bukan sekarang, kapan lagi? Karena semua harta maupun tenaga serta pikiran yang kita sedekahkan dengan niatan tulus Lillahi Ta’ala Insya Allah akan menjadi bekal saat hari akhir nanti tiba.

Gallery kegiatan

 

Kata kunci pencarian: