Membuat Toko Online Dengan WordPress

wordpressSetelah beberapa artikel kemarin saya sempet menulis tentang berjualan online/toko online beserta metodenya, maka kali ini saya ingin menulis tentang toko online yang saya buat dengan mesin wordpress bukan yang lainnya πŸ™‚ .

Β Kenapa saya memilih wordpress? saya yakin sobat satublog sudah tau alasannya. Yup bener karena SEO dari wordpress menurut saya saat ini paling manteb dibanding yang laen. Kenapa saya bisa bilang begitu? Beberapa saat lalu saya pernah membuatkan toko online untuk kakak saya, dan saya mencoba membuatkan dari opencart dan juga prestashop.

Saat menggunakan OpenCart memang fitur toko online langsung ada semua dan komplit tinggal pakai aja. Akan tetapi untuk SEO masih kurang, bahkan untuk mendapatkan indeks dari google juga butuh waktu agak lama. Begitu juga saat saya ganti dengan prestashop, untuk SEO memang agak lebih bagus dibanding OpenCart akan tetapi masih kalah jauh dibanding WordPress.Β Nah karena melihat toko online saya bagus dari sisi SEO akhirnya toko online kakak saya pun migrasi ke WordPress juga, kena virus dari saya πŸ˜€ .

Oke, sekarang lanjut ke inti membuat sebuah toko online dengan menggunakan wordpress. Menurut saya sama dengan saat kita membuat blog pribadi, seperti di bawah ini.

  • Domain dan Hosting

Untuk domain dan hosting memang menurut saya wajib menggunakan yang berbayar. Karena ini merupakan salah satu bentuk cara memberikan “trust”/kepercayaan untuk calon customer dari toko online kita nanti. Kalau berjualan saja masih menggunakan domain dan hosting gratis, maka seperti tidak modal dan niat. Walau memang ada juga yang menggunakan yang gratisan tapi tetep terpercaya πŸ™‚

  • Instal WordPress

Kalau sudah mempunyai domain dan hosting, sekarang tinggal install saja dengan wordpress. Kalau step ini saya rasa sobat satublog sudah mahir semua πŸ™‚ .

  • Tambahkan Theme Toko Online

Kalau sudah terinstal wordpress tinggal ganti wajah dengan theme toko online. sebenernya sih ga wajib juga, tinggal keinginan kita aja pengin tampilan yang bagaimana πŸ™‚ . Dan untuk theme toko online sangat banyak kalau kita mau mencari di google, mulai dari yang gratis hingga yang membayar. Dan untuk theme Aikaos Distro saya menggunakan theme berbayar, karena memang saya niat serius untuk berjualan πŸ™‚

  • Instal Plugin

Nah kalau untuk plugin ini akan banyak sekali, jadi instal sesuai kebutuhan sobat. Misal ingin menggunakan plugin e-commerce silahkan di instal, kalau tidak ya ga usah πŸ˜€ .

Nah itu merupakan step-step saya dalam membuat toko online dengan menggunakan wordpress. Mungkin sobat ada yang bertanya di pilihan terakhir tentang plugin e-commerce. Karena saya memang tidak menggunakan plugin e-commerce tapi tetep bisa berjualan secara online πŸ™‚

Karena sebenernya masyarakat Indonesia masih banyak yang lebih suka bertanya dahulu pada penjual sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli produk. Dan pada akhirnya memang plugin e-commerce akan sangat sedikit digunakan, customer saya lebih suka dengan cara SMS, telp, YM maupun BBM walau sebenernya sudah saya sediakan form untuk pemesanan.

Dan bagaimana cara untuk membuat form order/pemesanan dan form konfirmasi pembayaran akan saya tulis di artikel selanjutnya aja, udah terlalu panjang nih πŸ˜€

Keep Blogging & Keep Sharing

Semoga Bermanfaat

Comments

  1. haha, artikelnya saya like..
    fun juga baca artikel anda πŸ˜€

    btw, orang indonesia memang bertanya dulu sebelum membeli, kenapa nggak membuat detail produknya aja di halaman postingan, kan metode blog CMS, bisa buat deskripsi produk SEPUASSNYA πŸ™‚

    1. @Jaka Zulham, haha…..semua juga sudah saya buat dan tulis detail mas. Sampai cara order dan untuk mencari ongkos kirim tapi tetep saja mereka lebih enjoy untuk kontak langsung dengan seller.hehe…
      Ya walau memang agak sedikit ribet, tapi positifnya bisa buat closing mereka agar jadi beli di toko kita πŸ˜€

  2. Theme yang mirip-mirip sistemnya sama theme aikaos tapi yang free ada gk mas? hehe,
    memang sepertinya customer lokal kurang begitu cocok jika menggunakan plugin semacam e-commerce. Lebih menyukai dan mudah pake cara manual

    1. @Sholihin, kalau yang mirip saya belum tau mas :D.
      tapi ada sih yang bisa untuk toko online juga.
      artikelnya baru saya siapkan mas πŸ™‚

  3. wah mantab mas.. saya juga pengen bikin lagi nih toko online tapi masih bingung mau jual apa hehe..

  4. Whew.. idem sama jawaban komentarnya mas Jaka…
    pembeli lebih suka berkomunikasi langsung daripada ribet isi2 form segala.. ehehh πŸ˜‰

    1. @Andank, untuk theme sekarang saya pakai wp-toko mas. tapi dulu beli, yang gratis ada sih.
      untuk plugin saya ga pakai plugin e-commerce cuma pakai contact form 7 untuk form pemesanannya πŸ˜€

  5. Benar mas, wordpress seonya mantep. Terbukti toko online wordpress saya mampu menembus halaman pertama google dg keyword yg lumayan kompetitif.

    Thank sharenya..

  6. info menarik juga bro dan aku sekalian numpang jualan nie, hehe dan ini domainnya loe galerybuku dan pr 2 dan juga umur 1 thn 4bln dan juga itu gue jual domainnya aja sebesar 35dolar via paypal dan itu expirednya masih 1 tahun lagi, dan klo tertarik hubungi gue di 0857 3388 9597 dan pembayaran bisa via paypal atau bca. itu domain berprospek bagus karena cuman 2 kata dan juga bisa dibuat situs dengan tema review buku atau situs e-commerce yg menjual buku dan segalanya yg berhubungan dengan buku. silahlkan cek prnya aja ok krn itu valid pr 2.makasi mico(siapa cepat beli, dia dapat ok).

  7. sebenarnya prinsip mendasar dari toko online tuh apa om supaya banyak dilihat pengunjung? he…he… ane baru nih om πŸ˜€

  8. He..he..he.. Sepakat.. soalnya saya juga masih bingung bikin toko online sendiri.. mau beli tempalet premium belum ada dana..

  9. Dulu saya pernah buat toko online pakai wp juga, pakai template grosir kalau ga salah. Sudah lumayan punya pelanggan si cuma sayang produk yg saya jual kualitasnya ga sebagus harganya dan komunikasi si produsen kurang bagus akhirnys saya sudahi kerjasamanya πŸ™‚ karena sebagai penjual kita juga harus bertanggung jawab kepada pembeli bukan hanya mengharapkan keutungan πŸ™‚

    1. Yup betul mbak, sebagai penjual memang harus tanggung jawab kepada pembeli. Pengalaman saya dulu waktu ada kerusakan atau produk yang tidak sesuai dari supliernya ya akhirnya saya ganti yg baru demi menjaga nama baik dan juga kepuasan konsumen tentunya πŸ™‚